Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Berita Duka
Nusantara - 06/01/2014 04:18 WIB

BI Limpahkan Masalah Bank Riau-Kepri ke OJK

Pekanbaru, (Antara Sumbar) - Bank Indonesia melimpahkan masalah Bank Riau dan Kepulauan Riau kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menyelesaikan masalah direktur utama bank daerah tersebut.

"Masalah Dirut Bank Riau-Kepri kini ditangani OJK yang sekarang berwenang dalam fungsi pengawasan perbankan," kata Kepala BI Perwakilan Riau Mahdi Muhammad kepada Antara di Pekanbaru, Senin.

Kinerja Direktur Utama Bank Riau-Kepri terus menjadi sorotan karena selama setahun terakhir belum berfungsi. Padahal, BI sudah menyatakan kandidat Rafjon Yahya, yang diajukan dalam RUPS Bank Riau, sudah lulus dalam uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test).

Namun, Mahdi mengatakan hasil tes tersebut otomatis gugur karena selama setengah tahun terakhir Rafyon Yahya dinilai belum melakukan tugasnya sama sekali sebagai direktur utama dan masih bekerja untuk sebuah bank umum milik pemerintah.

"Terhitung sejak 3 Desember 2013, hasil fit and proper test gugur karena yang bersangkutan belum dilantik dan belum bekerja," kata Mahdi.

Namun, ia mengatakan masalah tersebut kini menjadi kewenangan dari OJK terhitung sejak Januari ini fungsi pengawasan perbankan diserahkan BI ke lembaga baru tersebut.

"Harus ada fit and propert test lagi yang akan dilakukan oleh OJK. Kandidatnya bisa orang baru atau yang lama bisa diajukan kembali melalui RUPS," katanya.

Ia menambahkan, BI sebelumnya juga tidak meluluskan kandidat untuk komisaris Bank Riau-Kepri dalam "fit and proper test" sehingga posisi tersebut masih kosong.

Sementara itu, Direktur Pengawasan Bank OJK Triana Gunawan mengatakan akan mempelajari kasus direksi Bank Riau-Kepri sebelum mengambil keputusan. Menurut dia, hasil dari BI tidak batal tapi akan diteruskan oleh OJK.

"Saya kira akan tetap menjadi prioritas bagi OJK untuk menyelesaikan permasalahan fit and proper test ini karena dengan dipenuhi pengurus ini (Bank Riau), maka secara otomatis operasional bank akan lebih bagus daripada jabatannya kosong," kata Triana.

Ia mengatakan, selama nama kandidat belum diputuskan oleh BI maka kandidat tersebut berhak diajukan kembali oleh OJK. Namun, nama kandidat yang dinyatakan tidak lulus oleh BI dilarang untuk diajukan kembali. (*/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Membangkitkan Kejayaan Pasar Raya Padang

Mahyeldi Ansharullah Oleh: Mahyeldi Ansharullah

Berselang sehari setelah resmi dilantik sebagai wali kota, saya mengunjungi Pasar Raya Padang. Bersama dengan jajaran SKPD terkait, kami tidak lagi..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nusantara - Hari ini, jam 04:04 WIB WIB

Sidang Kode Etik AKBP Idha Kembali Ditunda..


Nusantara - Hari ini, jam 03:50 WIB WIB

Bidan Diminta Mengedepankan Konseling dalam..