Berita harian sumbar terkini update terlengkap

HUT RRI Padang
Berita

Padang - 26/01/2012 06:22 WIB

Warga Demo PLTU Teluk Sirih

Ratusan masyarakat Teluk Kabung, Kecamatan Bungus, Kota Padang unjuk rasa di depan pintu

Ratusan masyarakat Teluk Kabung, Kecamatan Bungus, Kota Padang unjuk rasa di depan pintu masuk PLTU Teluk Sirih.

Padang, (Antara Sumbar) - Aktivitas pekerja PLTU Teluk Sirih sementara terhenti karena ratusan masyarakat Kenagariaan Teluk Kabung, Kecamatan Bungus, Kota Padang berunjuk rasa ke PLTU tersebut, Kamis (26/1).

Mereka terdiri dari ninik mamak, kemenakan dan tokoh masyarakat setempat dan mengatasnamakan diri anggota Forum Anak Nagari Teluk Kabung.

Dalam aksinya di PLTU Teluk Sirih, massa menuntut pengembalian uang senilai Rp1,3 miliar dan tanah berlebih 11 hektar yang digunakan untuk pembangunan PLTU. Selain itu juga meminta penghentian pekerjaan tower, karena bermasalah.

Selain itu juga, massa meminta Manager PT Kelompok Sumber Emas (KSE) yakni Hendri Coa diusir dari PLTU. Kemudian, tenaga kerja organik PLTU Teluk Sirih harus lah asli putra daerah setempat, dan sub kontraktor yang nakal harus dihentikan karena tidak ada Jamsostek-nya.

Massa aksi juga menuntut pengusiran pekerja luar daerah yang menginjak-injak martabat Nagari dengan perbuatan mesum.

Aksi unjuk rasa tersebut diterima Manager PLTU Teluk Sirih, Ir. Arif Amirudin dan pihak PLTU meminta beberapa perwakilan massa untuk melakukan dialog di ruang pertemuan PLTU teluk Sirih guna mencari kesepakatan.

Perwakilan massa yang melakukan dialog diantaranya adalah Ketua KAN Teluk Kabung, Suheli Arsyad dan Ketua Forum Anak Nagari, Drs. Yazirman Murad.

Yazirman Murad, setelah melakukan dialog dengan pihak PLTU menyampaikan hasil kesepakatan yang diperoleh sementara kepada massa aksi, hasil kesepakatan dialog yang diperoleh. Antara lain PLN proyek Teluk Sirih akan melanjutkan memfasilitasi pertemuan dengan kepala daerah (Gubernur) Sumatera Barat dalam menuntaskan masalah "siliah jariah" (ganti rugi secara adat) tanah PLTU Teluk Sirih. Waktu pertemuan masih menunggu komfirmasi dari pihak Pemda yang akan dilaksanakan paling lambat pada 31 Januari 2012 di PLTU.

Terkait masalah ketenagakerjaan, pada saat pelaksanaan konstruksi, akan ditindaklanjuti dengan lebih serius, agar semua kebijakan mengikuti peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.

Masalah prioritas anak nagari untuk tenaga kerja organik dan "out sourching" pada saat PLTU Teluk Sirih telah beroperasi, akan disampaikan kepada pimpinan sesegera mungkin. Pengadaan barang dan jasa untuk kedepan mengutamakan anak nagari sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Masalah tanah tower akan segera disampaikan kepada PLN yang terkait, sesegera mungkin. Pengukuran ulang luas lokasi PLTU, akan segera dilakukan secepat mungkin.

Yazirman Murad menyatakan, jika tuntuan aksi tidak diindahkan dan direalisasikan, pihaknya akan melakukan aksi kembali dengan jumlah massa yang lebih besar lagi dan tidak menjamin jika terjadi aksi anarkisme yang mungkin akan dilakukan oleh masyrakat.

Dari pantauan antara-sumbar.com di lapangan, sebagian massa aksi yang sedang menunggu hasil kesepakatan dialog melakukan penghadangan atau melarang para pekerja/buruh yang telah selesai istirahat untuk masuk kembali dan melakukan aktivitasnya di PLTU teluk sirih. Sementara, sebagian besar aparat kepolisian yang ada di lokasi terlihat duduk beristirahat di kedai (warung). (st/wij)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Membangkitkan Kejayaan Pasar Raya Padang

Mahyeldi Ansharullah Oleh: Mahyeldi Ansharullah

Berselang sehari setelah resmi dilantik sebagai wali kota, saya mengunjungi Pasar Raya Padang. Bersama dengan jajaran SKPD terkait, kami tidak lagi..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Padang - Hari ini, jam 12:09 WIB WIB

Angka Keketatan Masuk Unand Meningkat Setiap Tahun..


Padang - Hari ini, jam 07:00 WIB WIB

Sejumlah Elemen Tolak Pilkada Tak Langsung..