Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Berita

Padang - 18/04/2013 10:14 WIB

Ombudsman Sumbar: Belum Ada Pengaduan Terkait UN

Padang, (Antara Sumbar) - Lembaga Pengawasan Pelayanan Publik Ombudsman RI perwakilan Sumatera Barat, menyatakan hingga saat ini belum ada pengaduan terkait pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2013 di daerah itu.

Kepala Perwakilan Ombudsman Sumbar Yunafri di Padang, Kamis, mengatakan, hingga sekarang pelaksanaan UN di Sumbar, belum ada pengaduan masyarakat yang masuk terkait pelaksanaan UN, meski secara nasional di daerah lain telah ada pengaduan perihal pelaksanaan ujian tersebut.

"Hingga saat ini belum ada pengaduan baik dari pihak guru, peserta didik, orang tua murid, dan lainnya yang mengadukan perihal pelaksanaan UN tersebut," kata Yunafri.

Dia menambahkan, meski demikian ombudsman juga melakukan pemantauan terkait pelaksanaan UN tersebut, salah satunya dengan berkunjung ke sejumlah daerah di Sumbar, salah satunya di Kabupaten Pasaman.

Ombudsman perwakilan Sumbar menjelaskan jika masyarakat atau pihak tertentu merasa dirugikan atau semacamnya, pihaknya siap menerima laporan untuk kemudian ditindak lanjuti baik di tingkat provinsi, hingga pusat agar pelaksanaan UN mendatang dapat lebih baik.

Sehubungan dengan itu dari pantauan dilapangan permasalahan terkait UN provinsi tersebut, diantaranya adalah kurangnya naskah UN bidang studi bahasa Indonesia pada hari pertama, dimana setidaknya ada 42 sekolah yang mengalami hal tersebut.

Selian itu seperti yang terjadi di Kota Padang, berdasarkan penjelasan Kepala Dinas Pendidikan setempat, kekurangan naskah ujian ada sekitar 239 soal, yakni soal Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dimana sekolah yang mengalami kekurangan tersebut diantaranya SMK 03, SMK Kartika 01 dan 02, SMK 06, SMK Kosgoro, MAN 02.

"Meski di Sumbar tidak ada pengaduan, namun seperti kita ketahui terkait UN ini pada tingkat pusat, ombudsman telah menyikapinya, kerana ada berbagai pengaduan dari daerah lain," jelasnya.

Ujian Nasional sendiri, di Sumbar tahun ini diikuti oleh 259.449 peserta, yang terdiri atas 49.026 siswa SMA sederajat, 83.715 siswa SMP sederajat, 101.816 siswa SD sederajat dan 5.077 siswa Pendidikan Kesetaraan.
Dua siswa dari Kabupaten Kepuluan Mentawai mengikuti ujian di Lapas Muaro Padang karena terjerat masalah hukum merupakan titipan Kejaksaan Negeri Mentawai. Mereka diduga melakukan tindak pidana pencurian cengkeh.

Kemudian mulai hari kedua (Selasa, 16/4), satu orang siswa berinisial "AG" melaksanakan ujian di ruang Ditnarkoba Polda Sumbar.

Siswa SMA berinisial "AG" ditangkap Ditnarkoba Polda Sumbar diduga sebagai kurir sabu-sabu pada Senin (15/4) sekitar pukul 19.00 WIB di daerah Lolong Belanti, Kota Padang. Pihak kepolisian mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu seharga Rp400 ribu. (*/sun)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

3000 Aparat Amankan Daerah Rawan Macet

PERSPEKTIF

Puasa dan Piala Dunia 2014

A.R. Loebis Oleh: A.R. Loebis

Babak penyisihan grup Piala Dunia 2014 di Brazil sudah selesai digelar dan ada hikmahnya bagi pemain Iran dan Bosnia-Herzegovina yang tidak lolos ke..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Padang - Hari ini, jam 07:21 WIB WIB

BPJS Kesehatan akan Tambah Fasilitas Kesehatan..


Padang - 19/07/2014 08:40 WIB WIB

Masyarakat Minta Pemerintah Kembangkan Objek..