Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Berita Duka
Berita

Padang - 04/05/2013 07:19 WIB

Bapedalda akan Selidiki Sumur Warga Diduga Tercemar

Padang, (Antara Sumbar) - Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kota Padang, Sumatera Barat akan menyelidiki tercemarnya air sumur warga Marapalam Kota Padang akibat kebocaran saluran pipa Bahan Bakar Minyak (BBM) bawah tanah dari SPBU.

"Penyebab air sumur warga diduga tercemar masih di pelajari,"kata Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kota Padang, Edi Hasymi,, di Padang, Sabtu.

Menurut dia, tim dari Bapedalda akan mendatangi rumah warga untuk melihat kondisi air sumar yang diduga tercemar akibat bocornya saluran pipa BBM.

"Tim akan mengambil sampel air sumar warga itu untuk mengetahui sejauh mana dampak yang ditimbulkan akibat kebocoran saluran pipa itu,"ujar dia.

Air sumur diduga tercemar itu nantinya akan dilakukan pengujian di laboratorium apa saja zat yang terkandung. Hasil uji labor air sumur warga dapat diketahui dua hari lagi. "Pencamaran limba air sumur itu masih dalam pengawasan Bapedalda Kota Padang,"jelas Edi Hasymi,.

Dia mengatakan, pemilik SPBU diminta untuk segera memperbaiki kebocoran saluran pipa BBM sehingga tidak mencemari lingkungan berada di dekat SPBU.

"Pemeriksaan kebocoran harus dilakukan, agar tidak mempengaruhi lingkungan di sekitar SPBU,"kata dia.

Dia menambahkan, tangki harus dipasang jauh dari rumah dan dari setiap unit air minum hal ini menghindari tercemarnya air sumur jika terjadi kebocoran.

"Kebocoran pipa BBM bawah tanah sangat berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan disekitar SPBU,"ungkap dia.

Dia berharap warga agar lebih proaktif melaporkan kepada Bapedalda ada penceraman limbah pembungan yang ditimbulkan dari perusahaan.

Sementara itu Kabid.Pemanggulangan Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD Padang, Edi Asri menyatakan, untuk saat ini warga yang berada di sekitar SPBU dilarang untuk melakukan aktifitas memasak di dalam rumah.

"Pemilik rumah tidak boleh memasak di dalam hal ini dapat memudahkan terjadinya kebakaran,"kata dia.

Menurut dia, berdasarkan laporan dari masyarakat saluran pipa BBM bawah tanah dari SPBU yang berada di daerah Marapalam mengalami kebocoran.

"Kebocoran pipa itu dinilai sangat rawan dan memudahkan terjadi kebakaran jika ada percikan api dimana sekitar aroma BBM di rumah warga serta limbah bensin berada di saluran bandar,"ujar dia.

Saat ini SBPU tersebut telah dipasangi garis polisi guna menghindari hal-hal yang tidak dinginkan. "Pemilik SPBU untuk sementara waktu diminta untuk ditidak melakukan aktifitas,"tegas Edi Asri.(*/sun)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Membangkitkan Kejayaan Pasar Raya Padang

Mahyeldi Ansharullah Oleh: Mahyeldi Ansharullah

Berselang sehari setelah resmi dilantik sebagai wali kota, saya mengunjungi Pasar Raya Padang. Bersama dengan jajaran SKPD terkait, kami tidak lagi..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Padang - Hari ini, jam 02:06 WIB WIB

Universitas Lambung Mangkurat Lakukan Kunjungan..


Padang - Hari ini, jam 12:21 WIB WIB

Pembangunan Pasar Inpres II Ditargetkan Selesai..