Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Bank Nagari
Berita

Padang - 27/05/2013 08:43 WIB

Unand Tetapkan UKT Sesuai Tingkat Ekonomi Masyarakat

Padang, (Antara Sumbar) - Universitas Andalas (Unand) Padang menetapkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk mahasiswa baru tahun 2013 per semesternya akan disesuaikan dengan tingkat ekonomi masyarakat.

"Unand menetapkan UKT jauh di bawah standar batasan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi untuk wilayah I dengan tujuan meringankan beban masyarakat terutama di sumbar," kata Rektor Unand Werry Darta Taifur di Padang, Senin.

Werry menyebutkan sesuai keputusan Dikti tersebut, maka pembayaran UKT menurut lima golongan mahasiswa atau masyarakat.

Untuk mahasiswa baru yang berasal dari keluarga buruh, kuli dan dikategorikan miskin masuk dalam golongan I dengan pembayaran UKT-nya sebesar Rp500 ribu.

"Ini pun lebih dikhususkan bagi mahasiswa tidak mampu dan tidak tertampung dalam beasiswa bidik misi," katanya.

UKT untuk golongan II yang merupakan mahasiswa dari keluarga PNS golongan II dan karyawan swasta rendah mendapat keringanan biaya antara Rp750 ribu hingga Rp2.875.000 sesuai prodinya masing-masing.

Sementara untuk golongan III, IV, dan V yang keluarganya memiliki penghasilan menengah ke atas, UKT yang dibayarkan per semesternya berkisar Rp1.100.000 hingga Rp11.000.000.

Dia menjelaskan, penetapan jumlah uang UKT ini berdasarkan beberapa pertimbangan, diantaranya jumlah mahasiswa, daya tampung serta internal prodi dan fakultas.

Dia mencontohkan untuk Kedokteran yang UKT-nya tertinggi di antara fakultas lain yakni Rp11.000.000. Hali ini lebih dikarenakan karena banyaknya dosen luar biasa yang mengajar di Kedokteran.

Selain itu, kebutuhan yang mahal dari sarana dan prasarana seperti penggunaan rumah sakit, pemanfaatan dan kelengkapan laboratorium.
"Ini tentunya memiliki perbedaan yang mendasar dari fakultas lainnya di Unand," sebutnya.

Meskipun demikian, katanya, UKT fakultas lain pun disesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan internal masing-masing.

"Ini sangat memberatkan Unand karena dapat mengurangi pendapatan Unand minimal empat tahun ke depan," Imbuhnya.

Untuk itu, dia berharap Ppmerintah dapat meningkatkan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) kepada Unand.

Unand untuk tahun ini mendapat dana BOPTN sebesar Rp24 miliar.
"Ini tentunya menjadi minim setelah UKT Unand diterapkan pada pendaftaran mahasiswa baru nantinya," katanya.

sementara itu Dekan Fakultas Kedokteran Masrul mengatakan bahwa penetapan UKT ini sedikit memberatkan fakultas Kedokteran, terutama dalam pengadaan praktik dan teknik laboratorium yang merupakan dasar dari kuliah di Ilmu Kedokteran.

Dia menambahkan, dengan banyaknya tenaga pengajar yang merupakan dosen luar biasa dari Kementerian Kesehatan semakin membuat pendapatan fakultas semakin minim dan akan berdampak pada penghematan beberapa sarana.

"Untuk itu peningkatan BOPTN dari pemerintah harus segera dilakukan untuk pengembangan universitas ke depannya," katanya. (**/den/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Ketika Android Merampas Anak-anak Kami

Try Reza Essra Oleh: Try Reza Essra

"(Saya) lebih suka main di rumah, main game di Android," ucap Rasya Prima (8) sambil memainkan permainan Candy Crush Saga di telepon pintar..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Padang - Hari ini, jam 06:06 WIB WIB

Unand Bentuk Tim Khusus Persiapan UI Green Metric..


Padang - Hari ini, jam 05:52 WIB WIB

Unand Tuan Rumah Festival Pramuka se-Sumatera..