Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Bank Nagari
Berita

Padang - 05/07/2013 06:26 WIB

Pasukan Kuning Tuntut Kenaikan Gaji ke DPRD Padang

DPRD Padang dengar Pendapat dengan perwakilan Aliansi Tenaga Honorer Dinas Kebersihan dan

DPRD Padang dengar Pendapat dengan perwakilan Aliansi Tenaga Honorer Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Padang, Jumat (5/7).

Padang, (Antara Sumbar) - Sekitar 100 orang petugas kebersihan Kota Padang dengan mengatasnamakan Aliansi Tenaga Honorer Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Padang, berunjuk rasa di DPRD Kota Padang, menuntut kenaikan gaji dan mendapatkan gaji 13.

Koordinator Aksi, Defri Rahman, dalam orasinya mengatakan gaji yang mereka terima sampai saat ini hanya Rp600 ribu per bulan.

Gaji tersebut, kata Ketua Aliansi Tenaga Honorer DKP Padang itu, tidak sesuai lagi setelah kenaikan harga BBM dan ditambah dengan harga kebutuhan pokok serta harga lainnya yang saat ini sudah mulai meningkat.

"Seharusnya gaji yang ideal kami terima sebesar Rp1,2 juta per bulan. Sebab petugas kebersihan daerah lain di Sumbar, seperti Kota Solok dan Kota Pariaman, gaji mereka sudah diatas Rp1 juta per bulan," ujarnya.

Atas hal itu, kata dia, para petugas kebersihan meminta DPRD Kota Padang dapat memperjuangkan kenaikan gaji pasukan kuning (kebersihan) pada Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan tahun 2013.

Massa aksi Aliansi DKP Kota Padang diterima Ketua DPRD Padang Zulherman dan beberapa anggota DPRD lainnya. Diantaranya, Murhalion, H. Maidestal Hari Mahesa, Raflis Agus, dan Arnedi Yarmen.

Menanggapi tuntutan Aliansi Tenaga Honorer DKP tersebut, Zulherman mengatakan, DPRD akan memperjuangkan aspirasi dari mereka dalam pembahasan RAPBD-P 2013 yang rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat.

Selain itu, DPRD juga akan memangil DKP Kota Padang untuk dapat memberikan data-data yang konkrit, seperti nama dan alamat serta pendapatan yang diterima petugas kebersihan selama ini.

Jika pendapatan petugas kebersihan yang diterima saat ini masih Rp600 ribu per bulan, kata dia, hal itu dinilai tidak sesuai dengan kondisi saat ini pasca kenaikan harga BBM. Selain itu, lanjut dia, jam kerja petugas kebersihan sampai malam hari.

Untuk itu, DPRD Padang meminta kepada para petugas kebersihan agar dapat bersabar dan memantau terus para anggota DPRD dalam memperjuangkan aspirasi.

Setelah mendapatkan tanggapan dan penandatanganan surat pernyataan dari ketua dan sejumlah anggota DPRD Kota Padang, para para petugas kebersihan yang masih berstatus honorer DKP tersebut membubarkan diri dengan aman dan tertib. (**/wij)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Ketika Android Merampas Anak-anak Kami

Try Reza Essra Oleh: Try Reza Essra

"(Saya) lebih suka main di rumah, main game di Android," ucap Rasya Prima (8) sambil memainkan permainan Candy Crush Saga di telepon pintar..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Padang - 25/10/2014 07:40 WIB WIB

Pemkot Padang Percepat Penataan PKL Pasar Raya..


Padang - 25/10/2014 07:29 WIB WIB

Pemkot Padang Canangkan Bersih Lingkungan dan..