Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Berita

Internasional - 27/12/2010 08:03 WIB

Malahayati Beri Kesempatan Pelajar Waykanan Kuliah Gratis

Berita lainnya Baca juga

Waykanan, Lampung, (Antara Sumbar) - Universitas Malahayati Bandarlampung menyiapkan sejumlah kursi bagi pelajar Kabupaten Waykanan mengenyam pendidikan lebih tinggi secara gratis guna memajukan SDM daerah tertinggal itu.

"Tiga fakultas yakni ekonomi, mesin dan kedokteran telah disiapkan pihak Universitas Malahayati. Jadi ini peluang yang harus diambil oleh sumber daya manusia Waykanan," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Waykanan Gino Vanolie di Blambanganumpu, Senin.

Untuk fakultas mesin, lanjut Gino, ada empat jurusan, yaitu teknik sipil, teknik industri, teknik mesin dan teknik lingkungan, adapun untuk fakultas ekonomi, yakni jurusan akuntansi dan manajemen.

"Masing-masing jurusan memberi kuota sejumlah 20 orang. Namun untuk kedokteran hanya satu jurusan, yaitu strata satu keperawatan dan hanya untuk perempuan serta dari keluarga yang kurang mampu," kata dia menjelaskan.

Selain Universitas Malahayati Bandarlampung, lanjut Gino menerangkan, Universitas Negeri Lampung juga telah menawarkan kuota 10 persen bagi masyarakat Waykanan yang ingin mengenyam pendidikan lebih tinggi.

"Khusus oleh Fakultas Kejuruan Ilmu Pendidikan atau FKIP Unila, Waykanan, sudah mendapatkan penawaran terlebih dahulu sebelum ditawarkan kepada kabupaten atau kota lain di Provinsi Lampung. Adapun jumlah 10 persen itu juga sekitar 120 orang," ujar Gino memaparkan.

Kesempatan-kesempatan tersebut, kata dia menambahkan, diberikan kepada Kabupaten Waykanan sehubungan daerah di sebelah selatan Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan itu masih termasuk dalam kategori tertinggal.

"Memang ada peraturan jika perguruan tinggi negeri atau PTN harus memberikan kuota 20 persen untuk masyarakat kurang mampu atau miskin supaya SDMnya nanti bisa berkembang dan memajukan daerahnya," kata dia menambahkan.

Hal tersebut, ujar Kadisdik, merupakan manifestasi visi misi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Waykanan 2010-2015, yakni Bustami Zainudin dan Raden Nasution Husin yang menginginkan pendidikan di daerah tersebut untuk bangkit.

"Jadi maknanya sama seperti program bea siswa yang dijanjikan pak bupati supaya masyarakat Waykanan bisa mengenyam pendidikan lebih tinggi, baik melalui biaya APBD atau lainnya," kata dia.

Tetapi yang harus dipahami, ialah biaya kuliahnya saja yang gratis, namun untuk keperluan sehari-hari seperti makan dan minum atau lainnya, di luar dari kesempatan atau penawaran yang diberikan oleh pihak universitas, demikian Gino Vanolie.(*/sr)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

KPU Padang Fokus Tahapan Pilpres

PERSPEKTIF

Masyarakat Tunggu Janji Parpol

Oleh: Ahmad Buchori

Pembangunan ekonomi Indonesia ke depan sepertinya bakal menghadapi sejumlah tantangan berat, sehingga keseriusan dan fokus penyelenggara negara..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Internasional - Hari ini, jam 07:27 WIB WIB

Barang Ditemukan di Australia Barat Tak Berkaitan..


Internasional - Hari ini, jam 07:25 WIB WIB

Selandia Baru Naikkan Suku Bunga Lagi..