Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Ultah ANTARA 77
Berita

Kab. Tanah Datar - 08/01/2013 05:55 WIB

Kapolres: Penyelenggara Pemilu harus Profesional dan Independen

Kapolres Tanahdatar Lutfi Martadian didampingi Kasat Intelpam Muzhendra melakukan rapat

Kapolres Tanahdatar Lutfi Martadian didampingi Kasat Intelpam Muzhendra melakukan rapat koordinasi dengan lima komisioner KPU dan tiga anggota Panwaslu di Mapolres, Selasa (8/1). (ANTARA SUMBAR)

Batusangkar, (Antara Sumbar) - Kapolres Tanahdatar AKBP Lutfi Martadian mengatakan penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) anggota legislatif 2014 harus menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional dan independen.

“Sebagai penyelengara Pemilu, KPU dan Panwaslu harus profesional dan independen sehingga terwujud Pemilu yang demokratis,” katanya saat rapat koordinasi dengan komisioner KPU dan anggota Panwaslu Tanahdatar di Pagaruyung, Selasa.

Kapolres menyebutkan, Pemilu Legislatif 2014 merupakan agenda nasional demokratisasi di Indonesia sebagai proses dari sistem politik demokrasi yang harus disikapi dengan penuh kedewasaan dan kematangan berpikir.

"Dalam menghadapi Pemilu ini, sikap kedewasaan berpolitik siap menang dan siap kalah, harus diterapkan maka demokrasi sebagai sebuah politik akan dapat berjalan efektif untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera," katanya.

Ia menambahkan untuk mencapai kondisi tersebut diperlukan kesadaran dari seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menampilkan sikap dan prilaku yang santun dalam berdemokrasi.

"Hal itu untuk menghindari timbulnya gesekan dalam kehidupan berpolitik yang berdampak pada banyak aspek kehidupan lainnya, sehingga menimbulkan potensi kerawanan dalam kehidupan masyarakat," katanya.

Potensi kerawanan yang timbul, jelasnya, sebagai sebuah fenomena dalam masyarakat yang harus dikelola dengan baik agar tidak berkembang menjadi kerawanan keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas) sehingga mengganggu pelaksanaan Pemilu.

Sementara itu, Ketua KPU Tanahdatar Sondri menyampaikan dari pengalaman pelaksanaan Pemilu sebelumnya dimana potensi kerawanan yang perlu mendapat perhatian adalah pada saat kegiatan kampanye terbuka.

“Dalam masa kampanye ini, dibutuhkan pengertian dan kesadaran masyarakat dan partai politik peserta Pemilu untuk mengembangkan kampanye damai dan simpatik sehingga dapat mencegah terjadinya konflik,”katanya.

Ia menyebutkan, peran KPU dalam penyelenggaraan Pemilu dan Panwaslu sebagai unsur pengawas Pemilu harus dapat bekerja sama dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

Ketua Panwaslu Tanahdatar Nazmi mengatakan pihaknya akan berupaya melakukan pencegahan pelanggaran dalam setiap tahapan Pemilu.

“Dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, peserta Pemilu dan pemangku kepentingan lainnya, untuk ikut berperan aktif mengawasi setiap tahapan Pemilu dan tidak melakukan pelanggaran peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tuturnya.

Ikut dalam rapat koordinasi tersebut Kasat Intelkam AKP Muzhendra, komisioner KPU M. Yuner, Alni, Afrianto Korga, dan Anita Yenni, serta anggota Panwaslu Irvan dan Saiful Ardi. (fan/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Tiga Rahasia Tiongkok

Oleh: GNC Aryani

"Tuntutlah Ilmu hingga ke Negeri China". Peribahasa itu cukup popular di publik Indonesia untuk menggambarkan bahwa belajar tidak mengenal batas..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Kab. Tanah Datar - 18/12/2014 04:20 WIB WIB

Ombudsman Apresiasi KPPT dan Disdukcapil Tanah..


Kab. Tanah Datar - 18/12/2014 03:58 WIB WIB

Tesha, Pecatur Tanah Datar Sumbang Emas Pertama..