Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Berita

Padang - 05/03/2013 12:44 WIB

Kursi DPRD Padang Tetap 45 Pemilu 2014

Padang, (Antara Sumbar) - Kursi legislatif di DPRD Kota Padang yang diperebutkan para calon legislatif (caleg) pada Pemilu 2014, tidak mengalami perubahan atau tetap 45 sama dengan hasil Pemilu 2009.

Tidak berubahnya kursi legislatif di DPRD ibukota Provinsi Sumatera Barat berdasarkan jumlah Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2) kota ini yang tidak bertambah melebihi 1.000.000 jiwa, kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Padang Alison di Padang, Selasa.

Menurut dia, berdasarkan DAK2 Kota Padang yang diterima KPUD dari Pemerintah Kota ini, jumlah penduduk Padang per 6 Desember 2012 tercatat sebanyak 871.534 jiwa.

Karena itu, merujuk pada ketentuan UU Nomor 8 Tahun 2012, Pasal 26 ayat 2 berbunyi, Jumlah kursi DPRD Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud pada ayat (1) didasarkan pada jumlah penduduk kabupaten/kota bersangkutan.

Pada huruf (f) Pasal ini menyebutkan, kabupaten/kota dengan jumlah penduduk lebih dari 500.000 sampai dengan 1.000.000 jiwa maka perolehan kursi untuk DPRD daerah ini dialokasikan 45 kursi.

Selain itu, tambahnya, berdasarkan Pasal 27 UU Nomor 8 tahun 2012 dan Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2013, maka kursi DPRD Padang sejumlah 45 itu harus dialokasikan pada 11 daerah pemilihan (dapil) secara proposional sesuai dengan jumlah penduduk di setiap kecamatan.

Alison menjelaskan, dalam penyusunan dapil pelaksanaan Pemilu dan alokasi kursi legislatif yang akan diperebutkan dalam Pemilu 2014 harus memperhatikan tujuh prinsip terkait suara warga negara.

Prinsip-prinsip tersebut adalah, pertama, kesetaraan nilai suara yaitu mengupayakan nilai suara (harga kursi parlemen) yang setara antara satu dapil dengan dapil lainnya dengan prinsip "Satu orang, Satu suara, Satu nilai".

Prinsip kedua, ketaatan pada sistem Pemilu yang proposional, yaitu mengutamakan pembentukan dapil dengan jumlah kursi yang besar agar persentase jumlah kursi yang diperoleh setiap partai politik setara mungkin dengan persentase suara sah diraihnya.

Ketiga, prinsip proposionalitas yaitu memperhatikan kesetaraan alokasi kursi antar dapil agar tetap terjaga perimbangan alokasi kursi setiap dapil, katanya.

Prinsip ke empat, integralitas wilayah yaitu beberapa kota/kabupaten atau kecamatan yang disusun menjadi satu dapil harus saling berbatasan, dengan tetap memperhatikan keutuhan dan keterpaduan wilayah, kondisi geografis, sarana perhubungan dan aspek kemudahan transportasi.

Selanjutnya prinsip ke lima, berada dalam cakupan wilayah yang sama (conterminous) yaitu penyusunan dapil anggota DPRD Provinsi yang terbentuk dari satu atau beberapa bagian kabupaten/kota, harus mencakup seluruhnya dalam satu dapil anggota DPR.

Begitu pula dengan dapil DPRD Kota/Kabupaten yang terbentuk dari satu atau beberapa bagian kecamatan yang harus tercakup seluruhnya dalam satu dapil pemilihan anggota DPRD provinsi.

Prinsip ke enam, kovesivitas yaitu penyusunan dapil memperhatikan sejarah, kondisi sosial budaya, adat istiadat dan kelompok minoritas, tambahnya.

Ke tujuh, prinsip kesinambungan yaitu, penyusunan dapil dengan memperhatikan dapil yang sudah ada pada pelaksanaan Pemilu 2009, kecuali apabila alokasi kursi pada dapil tersebut melebihi 12 atau jika bertentangan dengan ke enam prinsip diatas. (*/sun)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

3000 Aparat Amankan Daerah Rawan Macet

PERSPEKTIF

Puasa dan Piala Dunia 2014

A.R. Loebis Oleh: A.R. Loebis

Babak penyisihan grup Piala Dunia 2014 di Brazil sudah selesai digelar dan ada hikmahnya bagi pemain Iran dan Bosnia-Herzegovina yang tidak lolos ke..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Padang - 28/07/2014 10:43 WIB WIB

Mahyeldi: Segala Kebaikan Berasal dari Kasih..


Padang - 27/07/2014 05:56 WIB WIB

Kapolres: Masyarakat Jangan Konvoi Takbiran..