Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Berita

Provinsi - 28/07/2012 01:42 WIB

Konversi Minyak Tanah di Sumbar Direalisasikan 2013

Ilustrasi sejumlah petugas mengisi tabung elpiji. (ANTARA)

Ilustrasi sejumlah petugas mengisi tabung elpiji. (ANTARA)

Padang, (Antara Sumbar) - Konversi minyak tanah ke elpiji di wilayah Sumatera Barat yang direncanakan pada 2012 kamungkinan baru akan direalisasikan pada 2013.

Kepala Seksi Migas Dinas ESDM Sumatera Barat Jon Khamberli di Padang, Sabtu, mengatakan upaya realisasi itu masih menunggu pihak kementerian menunjuk Pertamina sebagai pelaksana pengadaan paket.

"Jika sudah ada surat penunjukan, Pertamina baru akan mengadakan paket berupa tabung, kompor gas, dan selang untuk wilayah Sumatera Barat," ujarnya.

Ia mengatakan, surat penunjukan itu diperkirakan bisa terbit usai lebaran 2012, sementara PT Krakatau Steel yang menjadi mitra Pertamina untuk pencetakan tabung butuh waktu selama empat bulan.

"Tetapi pencetakan tabung tersebut belum bisa dilakukan Pertamina karena harus ada surat penunjukan resmi yang dikeluarkan Kementerian ESDM," ujarnya.

Jon menjelaskan, dari 971.420 paket yang diajukan Pemprov Sumbar, seluruhnya disetujui Dirjen Migas dan bakal dibagikan kepada masyarakat di 19 kabupaten dan kota.

Selain menunggu surat penunjukan, Pertamina sebagai pelaksana juga akan mmbentuk tim untuk mendata masyarakat yang berhak menerima paket elpiji.

Tim tersebut akan memverifikasi warga yang memperoleh bantuan paket untuk mencegah terjadinya penyimpangan saat penyaluran.

Sambil menunggu proses itu, Dinas ESDM Sumbar terus melakukan sosialisasi terkait operasional tabung gas, dan keuntungan menggunakan gas yang lebih murah, serta sosialisasi kepada agen-agen minyak tanah.

"Nantinya para agen pengecer minyak tanah diharapkan bisa menggantinya dengan gas dan sebagai penyalur kepada konsumen," kata Jon.

Ia menambahkan, nantinya juga akan digelar pertemuan antara para agen dan pemerintah dalam menentukan harga eceran tertinggi (HET) sehingga tidak ada yang dirugikan.

Program konversi minyak tanah ke elpiji di Sumatera Barat awalnya direncanakan pada 2009, namun ditunda karena Sumbar dilanda gempa pada 30 September 2009.

Rencana itu kembali diusulkan namun tidak disetujui dalam APBN 2012. Rencana itu baru disetujui pada APBN-P di mana dialokasikan anggaran senilai Rp627 miliar untuk lima provinsi yang belum melakukan konversi minyak tanah ke elpiji.

Kelima provinsi tersebut adalah Sumatera Barat, Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah. (*/sun)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

202 Daerah Bakal Pemilu Kada Serentak 2015

PERSPEKTIF

Membangkitkan Kejayaan Pasar Raya Padang

Mahyeldi Ansharullah Oleh: Mahyeldi Ansharullah

Berselang sehari setelah resmi dilantik sebagai wali kota, saya mengunjungi Pasar Raya Padang. Bersama dengan jajaran SKPD terkait, kami tidak lagi..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Provinsi - Hari ini, jam 04:28 WIB WIB

DPRD: Terdapat Dua Permasalahan dalam Reformasi..


Provinsi - Hari ini, jam 01:24 WIB WIB

PKS Sumbar Usung Kader Internal Sebagai Cagub..