Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Bank Nagari
Berita

Provinsi - 15/08/2012 08:41 WIB

Gubernur: Pemakaian Jalan Kelok Sembilan Mengurai Kemacetan

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengibarkan bendera kuning hitam pertanda diresmikan

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengibarkan bendera kuning hitam pertanda diresmikan pemakaian jalan kelok sembilan selama arus mudik dan balik Lebaran.

Limapuluh Kota, Sumbar, (Antara Sumbar) - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan kebijakan dibolehkannya pemakaian jalan layang kelok sembilan bertujuan untuk mengurai kemacetan arus mudik dan balik Idul Fitri 1433 Hijriah di jalur tersebut. "Kendaraan yang mudik dari arah Kota Pekanbaru mulai H-4 hingga H+7 Lebaran menuju wilayah Sumbar sudah bisa melintasi jembatan layang kelok sembilan," kata Gubernur Irwan Prayitno seusai peresmian Rabu. Gubernur Sumbar sekitar pukul 17.00 WIB meresmikan pemakaian jalan tersebut, disaksikan Bupati Limapuluh Kota Alis Marajo, Kadis Prasjal dan Tarkim Suprapto, Dishubkominfo Sumbar Mudrika serta sejumlah pejabat provinsi. Ia menjelaskan, pemakaian jalan layang kelok sembilan dibuka hanya searah, sedangkan dari arah Sumbar menuju kota-kota di Provinsi Riau tetap menggunakan jalan lama. Jadi, perantau Minang saat mudik dan balik Lebaran 2012 dapat melintas di jalan layang sepanjang 711 meter dan telah diaspal itu, sehingga pengendara terhindar kemacetan padat. Selama ini, jalan kelok sembilan mejadi salah satu titik rawan kemacetan saat padat arus kendaraan perantau mudik maupun balik Lebaran. Puncak arus mudik ke Sumbar, kata gubernur, diperkirakan terjadi pada H-3 sampai H+2 Lebaran, namun mulai H-4 sudah terlihat ramai kendaraan melintas. "Kita berharap setelah dibukanya jalan layang kelok sembilan pada arus mudik tahun ini dari arah Pekanbaru, dapat mengatasi kemacetan. Apalagi, petugas akan siaga selama 24 jam di lokasi tersebut," ujarnya. Kelok sembilan yang berada pada 147 kilometer dari Kota Padang atau 25 km dari Payakumbuh merupakan jalan lintas tengah Sumatra, menghubungkan Sumbar-Riau. Proyek tahun jamak itu baru selesai tahap I yang telah menelan anggaran senilai RP350 miliar dan pengerjaan tahap II sedang berjalan dan diharapkan dapat diresmikan 2013. Menyinggung soal pedagang kaki lima yang berada di kawasan jalan kelok sembilan, gubernur mengatakan sekarang sepanjang tidak mengganggu pengguna jalan, tidak masalah. Kepala Disprasjal Sumbar Suprapto menambahkan, secara teknis jalan layang kelok sembilan sudah aman dilintasi pemudik. Rambu-rambu lalu lintas untuk keselamatan pengendara telah dipasang di sejumlah titik. Rambu-rambu yang telah dipasang seperti larangan berhenti bagi pengendara di jalan layang itu untuk mencegah dijadikan lokasi itu sebagai objek wisata. Namun demikian, katanya, pengemudi kendaraan tetap diminta untuk menjaga keselamatan meskipun jalan dibuka satu arah. (*/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Membangkitkan Kejayaan Pasar Raya Padang

Mahyeldi Ansharullah Oleh: Mahyeldi Ansharullah

Berselang sehari setelah resmi dilantik sebagai wali kota, saya mengunjungi Pasar Raya Padang. Bersama dengan jajaran SKPD terkait, kami tidak lagi..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Provinsi - Hari ini, jam 07:11 WIB WIB

DPRD Sumbar Imbau Daerah Terapkan Pupuk Organik..


Provinsi - Hari ini, jam 07:10 WIB WIB

Gubernur Minta Cabut Perda Pendirian YBM..