Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Berita

Provinsi - 29/10/2012 09:39 WIB

Pengamalan Agama dan Adat Sumbar Masih Terbatas

Padang, (Antara Sumbar) - Pengamalan ajaran agama dan adat budaya Minangkabau di tengah kehidupan masyarakat Sumatera Barat masih terbatas dalam proses ritual.

"Namun dalam prilaku sosial masih perlu ditingkatkan dengan menerapkan nilai-nilai agama dan adat dalam prilaku setiap masyarakat," kata Gubenrnur sumbar, Irwan Prayitno di Padang, Senin.

Karena itu, dalam rencana pembangunan daerah Sumbar dibiayai APBD 2013 implementasi pengamalan agama dana adat budaya ini dijadikan salah satu prioritas, tambahnya.

Pemerintah Provinsi Sumbar juga telah menetapkan upaya mewujudkan tata kehidupan masyarakat harmonis, agamais, beradat dan berbudaya berdasarkan falsafah "Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah" (ABS-SBK) sebagai misi utama di daerah itu dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD).

Misi itu merupakan upaya umum yang ditetapkan bersama masyarakat dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang dilakukan dalam kurun waktu RPJPD 2005 hingga 2025, katanya.

Ia menjelaskan, mewujudkan kehidupan ABS-SBK adalah landasan utama kehidupan yang dijadikan syarat utama untuk tercapainya masyarakat yang agamais dan berbudaya.

Menurut dia, landasan falsafah ini sudah dimiliki masyarakat Sumbar sejak lama dan ke depan perlu terus dipelihara dan diterapkan dalam tata kehidupan di daerah ini.

Ia menyebutkan, ciri-ciri kehidupan ABS-SBK antara lain, warga taat beragama, akhlak mulia, jujur, peduli sesama manusia, rukun dengan agama lain dan peduli pada masa depan serta keselamatan manusia dan alamnya.

Dalam mewujudkan kehidupan berfalsafah ASB-SBK itu, Pemprov Sumbar telah mengidentifikasi lima masalah yang akan diatasi dalam pelaksanaan RPJMD.

Lima permasalahan itu meliputi, pertama, belum selarasnya tingkah laku masyarakat dengan hukum dan kaedah yang terdapat dalam ajaran agama, baik Islam maupun agama lainnya.

Menurut dia, sudah menjadi kenyataan umum dalam masyarakat apa yang dilarang agama justru dianggap hal biasa, misalnya agama melarang umatnya menipu dan mencuri, tapi kenyataannya korupsi dan penipuan banyak terjadi dalam masyarakat.

Permasalahan kedua, kondisi hubungan dalam masyarakat, baik hubungan individu atau kelompok belum menggambarkan kehidupan harmonis, ditandai meningkatnya individualise, rendahnya toleransi, meningkatnya kriminalitas, kenakalan remaja dan perbuatan maksiat.

Masalah ke tiga, pembangunan bidang agama belum mampu meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama, antara lain karena terbatasnya ketersediaan da'i dan juru dakwah berkualitas serta belum optimalnya pemanfaatan sarana ibadah.

Kemudian, masalah ke empat, tanah ulayat yang dimiliki tidak mempunyai kepastian hukum dan tidak punya bukti kepemilikan serta batas-batas tanah yang jelas sehingga pemanfaatannya sulit untuk mendukung kegiatan usaha dan menarik investor.

Hal ini juga mengakibatkan manfaat ekonomi diperoleh masyarakat sebagai pemilik tanah ulayat belum maksimal dalam mendorong kesejahteraan sosial secara menyeluruh.

Sedangkan pemasalahan ke lima, budaya Minangkabau tidak menjadi dominan dalam mewarnai kehidupan masyarakat dan masuknya budaya asing menjadi daya tarik cukup kuat terutama pada generasi muda.

Ia menambahkan, apresiasi ketertarikan masyarakat semakin menurun terhadap budaya Minangkabau baik pada situs budaya, kesenian tradisional, adat istiadat, norma dan nilai-nilai.

Masalah lain, pewarisan dan pelestarian budaya kepada generasi muda belum mampu menjadikan budaya sebagai bagian prilaku masyarakat, kelembagaan adat juga belum sepenuhnya menjadi upaya penanaman nilai-nilai dan norma. (*/hen/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

202 Daerah Bakal Pemilu Kada Serentak 2015

PERSPEKTIF

Membangkitkan Kejayaan Pasar Raya Padang

Mahyeldi Ansharullah Oleh: Mahyeldi Ansharullah

Berselang sehari setelah resmi dilantik sebagai wali kota, saya mengunjungi Pasar Raya Padang. Bersama dengan jajaran SKPD terkait, kami tidak lagi..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Provinsi - Hari ini, jam 01:24 WIB WIB

PKS Sumbar Usung Kader Internal Sebagai Cagub..


Provinsi - 21/08/2014 05:23 WIB WIB

Polda Sumbar Prioritas Pengamanan di Gedung KPU..