Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Berita

Provinsi - 07/02/2013 06:30 WIB

Gunung Talang Alami 635 Kali Gempa Tektonik Susulan


Padang, (Antara Sumbar) - Gempa tektonik susulan terjadi sebanyak 635 kali, pasca Gunung Talang yang berada di Kabupaten Solok, Sumatera Barat menyemburkan asap putih, Kamis Pagi.

"Ada 635 kali gempa susulan yang kami catat sejak pukul 05.15 WIB," kata Koordinator Pusat Pengendalian Bencana Operasional BPBD Sumbar Ade Edwar di Padang, Kamis.

Dia menyebutkan, gempa susulan itu baik tektonik dangkal, jauh maupun tremor hanya dalam skala kecil, maupun sedang, setelah Gunung Talang semburkan asap putih setinggi 500 meter pada Kamis pagi seusai gempa berkekuatan 5,6 SR yang mengguncang Sumbar.

"Gunung Talang mengeluarkan asap putih setinggi 500 meter dari kawah bagian selatan, namun tidak mengeluarkan debu vulkanik," ujar dia.

Gunung Talang yang memiliki berketinggian 2.800 meter di atas permukaan laut (mdpl) pada tahun 2005 pernah mengeluarkan abu vulkanik yang menutupi jalan-jalan dan areal pertanian. Saat itu warga sekitar gunung harus dievakuasi ke tempat yang aman.

Gunung tersebut mengeluarkan abu vulkani pertama kali pada tahun 1833.

Dia mengatakan, gempa yang terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan dengan kekuatan 5,6 SR memicu Gunung Talang menyemburkan asap putih setinggi 500 meter karena berada dalam satu jalur patahan Sumatera.

Gunung Talang mengeluarkan semburan asap putih hanya dalam hitungan menit setelah guncangan gempa berkekuatan 5,6 SR Kamis sekitar pukul 05.12 WIB.

"Hubungan antara gempa yang di Kabupaten Pesisir Selatan dengan letusan Gunung Talang karena berada dalam satu jalur patahan Sumatera," kata dia.

Status Gunung Talang ditetapkan waspada. BPBD memperingatkan warga untuk tidak mendekati kawasan gunung dalam radius 2,5 kilometer dari puncak. Saat ini masyarakat dilarang mendekati ke puncak di radius 2,5 kilometer.

"Aktivitas warga masih terlihat normal meskipun Gunung Talang menyemburkan asap putih juga terjadi ratusan kali gempa susulan dalam skal kecil," kata dia.

BPBD terus melakukan pemantuan aktivitas Gunung Talang.

Dia menambahkan, gempa Kamis pagi tersebut hingga saat ini belum mempengaruhi aktivitas Gunung Marapi yang berada di antara Kabupaten Tanahdatar dan Agam.

Sementara itu Yendri Warga yang tinggal di kaki Gunung Talang, Kabupaten Solok mengatakan warga yang tinggal di kaki gunung tersebut tidak merasa khawatir dengan apa yang saat ini terjadi di Gunung Talang.

"Warga tidak merasa khawatir dengan apa yang saat ini terjadi di Gunung Talang,"kata dia.

Dia menambahkan, walaupun aktivitas Gunung Talang mengalami peningkatan dari biasanya, warga masih melakukan aktivitas sehari-hari.

"Hingga saat ini, aktifitas masyarakat masih berjalan dengan normal meskipun Gunung Talang mengalami peningkatan dari biasanya sejak pagi hari,"ungkap dia. (*/zon/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Lulus PTN Jadi Acuan Penghargaan UN

PERSPEKTIF

Masyarakat Tunggu Janji Parpol

Oleh: Ahmad Buchori

Pembangunan ekonomi Indonesia ke depan sepertinya bakal menghadapi sejumlah tantangan berat, sehingga keseriusan dan fokus penyelenggara negara..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Provinsi - 20/04/2014 07:38 WIB WIB

Penyebaran Titik Pameran Majukan Seni Rupa Sumbar..


Provinsi - 18/04/2014 02:47 WIB WIB

Ombudsman Investigasi Pengaduan Terkait SK..