Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Berita

Provinsi - 09/06/2013 12:40 WIB

Wamendikbud: Karakter Seseorang Dilihat Melalui Pendidikan

Wamendikbud Musliar Kasim. (Antara)

Wamendikbud Musliar Kasim. (Antara)

Padang, (Antara Sumbar) - Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Musliar Kasim menyatakan karakter seseorang dapat dilihat pendidikannya, yang tercermin dan menjadi contoh dari aktivitasnya sehari-hari.

"Karakter harus dibangun dan dikembangkan secara sadar hari demi hari melalui suatu proses yang tidak instan," kata Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim di Padang,Minggu.

Menurut dia, pendidikan karakter sangat menjanjikan bagi menjawab persoalan pendidikan di Indonesia. Namun dalam tataran praktik, seringkali terjadi bias dalam penerapannya.

"Pendidikan karakter merupakan upaya yang harus melibatkan semua pemangku kepentingan dalam pendidikan, baik pihak keluarga, sekolah dan lingkungan sekolah dan juga masyarakat luas," sebutnya.

Musliar Kasim mencontoh di Unand Padang telah dibentuk program SAPS (Student activities Performance system) Semua mahasiswa Unand harus terlibat apa saja kegiatan di dalam kampus, boleh saja menjadi panitia, Ketua Senat mahasiswa.

"Mahasiswa diajarkan bagaimana menjadi seorang pemimpin yang jujur dalam berorganisasi," jelas dia.

Dia mengatakan, pendidikan karakter berarti melakukan usaha sungguh-sungguh, sitematik dan berkelanjutan untuk membangkitkan dan menguatkan kesadaran serta keyakinan semua orang Indonesia bahwa tidak akan ada masa depan yang lebih baik tanpa membangun dan menguatkan karakter rakyat Indonesia.

"Dengan kata lain, tidak ada masa depan yang lebih baik yang bisa diwujudkan tanpa kejujuran, tanpa meningkatkan disiplin diri, tanpa kegigihan, tanpa semangat belajar yang tinggi, tanpa mengembangkan rasa tanggung jawab, tanpa memupuk persatuan di tengah-tengah kebinekaan, tanpa semangat berkontribusi bagi kemajuan bersama, serta tanpa rasa percaya diri dan optimisme," kata dia.

Menurut dia, pendidikan karakter diarahkan untuk dapat membangun kepribadian bangsa. Mengarahkan bangsa Indonesia menjadi bangsa dengan karakter tertentu yang membedakannyadengan bangsa lain di dunia.

"Pendidikan mengarahkan manusia menjadi lebih baik. Karakter yang diharapkan menjadi identitas tunggalyang menunjukkan bahwa seseorang adalah orang Indonesia," ujar dia.

Karakter pendidikan diperlukan untuk memperlihatkan jika model-model pendidikan di Indonesia mampu membentuk karakter peserta didiknya.

"Oleh sebab itu, pendidikan berperan untuk membimbing anak agar tidak lepas dari rel-rel peradaban, dan pengayaan nilai-nilai kemanusiaan sehingga ini mampu menumbuhkan sikap untuk bertenggang rasa, bersolidaritas, dan bertoleransi antar sesama," ungkap Musliar Kasim.

Dia menambahkan, pendidikan karakter memiliki peran yang strategis bagi pembentukan karakter bangsa, sejatinya pendidikan karakter akan menciptakan manusia Indonesia yang berkualitas, bermoral dan beretika.

"Pada akhirnya, dengan pendidikan karakter dapat meningkatkan semua potensi kecerdasan manusia Indonesia," kata dia. (*/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

3000 Aparat Amankan Daerah Rawan Macet

PERSPEKTIF

Puasa dan Piala Dunia 2014

A.R. Loebis Oleh: A.R. Loebis

Babak penyisihan grup Piala Dunia 2014 di Brazil sudah selesai digelar dan ada hikmahnya bagi pemain Iran dan Bosnia-Herzegovina yang tidak lolos ke..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Provinsi - 31/07/2014 08:25 WIB WIB

Pemandangan Jembatan Layang Kelok Sembilan..


Provinsi - 31/07/2014 08:06 WIB WIB

4.000 Karcis Wisata Harau Terjual..