Berita harian sumbar terkini update terlengkap

pt Angkasa Pura
Berita

Sawahlunto - 03/09/2012 10:46 WIB

Tenun Sawahlunto Langganan Raja-raja Malaysia

Pengrajin songket di Silungkang.

Pengrajin songket di Silungkang.

Sawahlunto, Sumbar, (Antara Sumbar) – Istri Gubernur Sumatera Barat Ny Nevi Irwan Prayitno menyebutkan songket Silungkang tidak hanya dikenal di Indonesia malahan telah mendapat pasar tersendiri di negara jiran Malaysia.

“Bahkan tenun Sawahllunto yang menjadi kebanggaan Sumatera Barat ini telah menjadi langganan para raja-raja di Malaysia” kata ketua Dekranasda Sumatera Barat Ny. Irwan di Sawahlunto, Senin.

Namun hal tersebut jangan menjadikan para penenun berhenti dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produk, sehingga mimpi tenun Sawahlunto menjadi trendi dunia fashion dapat terwujud.

Ia menjelaskan, keadaan terkini memperlihatkan bahwa tenun Provinsi Sumatera Barat masih kalah bersaing dengan beberapa daerah lain di Indonesia, seperti Majalaya, Tasik Malaya, Garut, Bandung, Palembang, Makasar dan Bali.

“Bahkan untuk luar negeri pun kita juga tertinggal dengan China, Thailand, Kamboja, India dan Malaysia,”katanya.

Dia menyebutkan, banyak hal-hal yang mempengaruhi hal tersebut terjadi, di antaranya faktor internal dan eksternalnya. Seperti selera konsumen, jaringan pasar yang cenderung cepat berubah, motif tenunnya, pengolahan warna masih rendah serta kesinambungan produksi kurang terpelihara.

Namun tentu ke depan penenun harus siap untuk menghadapi tantangan tersebut, dengan lebih meningkatkan kerjasama melalui diskusi, merinci masalah serta mencari solusi dari setiap permasalahan yang ditemukan di lapangan.

Lebih lanjut Nevi menyampaikan, bahwa ada beberapa rekomendasi yang semestinya diperhatikan dan diteliti dengan seksama, baik dari pembina maupun pengerajin tenun itu sendiri.

Di antaranya untuk pembina semestinya melakukan pembinaan secara terfokus pada produk unggulan, terutama meningkatkan kompetensi petenun sehingga kualitas tenunan dapat terjaga dengan baik.

Sementara untuk kreasi perlu dilakukan pelatihan desain secara berkala, terutama keterampilan mengolah motif dan tata warna, serta pembina juga diharapkan bisa memfasilitasi peluang pengrajin mendapatkan order dari pihak terkait.

“Sehingga dapat memicu semangat para penenun untuk memproduksi kerajinannya secara lebih baik lagi,”katanya.

Ia juga menyebutkan, Dekranasda Sumbar sangat mendukung dalam membesarkan tenun khas Sumbar ini, pihaknya juga melakukan kerjasama pemasaran dengan berbagai pihak termasuk pengusaha pemilik show room dan butik di luar Sumbar. (*/sin)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Tiga Rahasia Tiongkok

Oleh: GNC Aryani

"Tuntutlah Ilmu hingga ke Negeri China". Peribahasa itu cukup popular di publik Indonesia untuk menggambarkan bahwa belajar tidak mengenal batas..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Sawahlunto - 07/07/2014 06:26 WIB WIB

Puluhan Mahasiswa di Sawahlunto Aksi Anti Golput..


Sawahlunto - 14/06/2014 10:16 WIB WIB

Pebalap Dihadapkan Tanjakan Tertinggi Tour de..