Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Berita

Kab. Tanah Datar - 28/03/2012 10:21 WIB

Delapan Anggota DPD RI Tampung Persoalan Pemda

Dialog antara Anggota DPD RI dengan jajaran Pemkab Tanahdatar

Dialog antara Anggota DPD RI dengan jajaran Pemkab Tanahdatar

Batusangkar, (Antara Sumbar) - Delapan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Tanahdatar untuk menampung aspirasi dan persoalan yang dihadapi pemda khususnya bidang pendidikan dan kebudayaan.

Rombongan Komite III DPD RI diterima Sekretaris Daerah Muzwar didampingi Asisten II Helfi Rahmi Harun, Asisten III Ucu Bunyamin, Kepala BP3 Batusangkar Budi Istiawan, Kepala Dinas Pendidikan Darisman, dan kepala dinas terkait lainnya, di Aula Eksekutif Kantor Bupati Pagaruyung, Rabu (28/3).

Ketua Komite III DPD RI, Hardi Selamat Hood
mengatakan rombongan melakukan kunjungan kerja ke Pemkab Tanahdatar dalam rangka pengawasan UU No.10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan dan UU No.11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

"Tanahdatar mempunyai potensi wisata alam dan budaya yang luar biasa sehingga ada yang kurang rasanya bila berkunjung ke Sumatera Barat tidak singgah ke Tanahdatar," ucapnya.

Untuk itu, dia berharap pemerintah dapat bekerja sama dengan pihak swasta dan para pengusaha dalam menggerakkan dan dapat membantu pengembangan fasilitas wisata dan budaya yang ada di daerah agar semakin maju.

Sementara itu, pimpinan rombongan Emma Yohana meminta jajaran Pemkab Tanahdatar menyampaikan semua masalah dalam sembilan bidang yang menjadi tupoksi Komite III DPD RI, yakni pendidikan, agama, kebudayaan, kesehatan, pariwisata, pemuda dan olahraha, kesejahteraan sosial, pemberdaya perempuan dan ketenagakerjaan.

"Persoalan dari Tanahdatar ini akan kita bawa, termasuk program yang baik untuk disampaikan ke pusat. Yang mana masalahnya akan coba kita carikan jalan keluar. Sedang yang sudah baik, mungkin bisa disampaikan agar bisa diterapkan pula di daerah lain, ujarnya.

Sekda Muzwar menyampaikan beberapa persoalan yang dihadapi Pemkab Tanahdatar khususnya bidang pendidikan dan cagar budaya.

Di bidang pendidikan, jelasnya, saat ini pemda kesulitan memberikan bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga miskin karena adanya Permendagri No. 13 tahun 2011.

"Permendagri itu menyebutkan bantuan pendidikan yang berasal dari bantuan sosial harus jelas siapa yang menerima dan alamatnya dimana serta harus tercantum dalam APBD tahun berjalan, sementara data siswa yang dibantu baru diketahui di tengah tahun," ucapnya.

Sedangkan di bidang cagar budaya, pemda hanya bisa menghimpun data cagar budaya dari data BP3 karena UU No. 11 tahun 2010 belum mempunyai Peraturan Pemerintah yang mengamanahkan perlu dibentuk tim ahli cagar budaya dalam menetapkan dan mencabut satu benda cagar budaya.

Pada kesempatan itu Anggota DPD RI lainnya yakni Lalu Supardan, Ahmad Jajuli, Aidil Fitri Syah, Elviana, Darmayanti Lubis, dan Sofyan Yahya, ikut memberikan saran dan pertanyaan kepada jajaran Pemkab Tanahdatar. (fan)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Lulus PTN Jadi Acuan Penghargaan UN

PERSPEKTIF

Masyarakat Tunggu Janji Parpol

Oleh: Ahmad Buchori

Pembangunan ekonomi Indonesia ke depan sepertinya bakal menghadapi sejumlah tantangan berat, sehingga keseriusan dan fokus penyelenggara negara..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Kab. Tanah Datar - 14/04/2014 07:51 WIB WIB

Pemkab Tanahdatar Gelar Bimtek SPIP..


Kab. Tanah Datar - 04/04/2014 07:25 WIB WIB

Kementan Bantu Pengembangan Jalan Usaha Tani di..