Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Nusantara - 08/10/2011 03:08 WIB

Perdami: 60 Persen Kebutaan Disebabkan Katarak

Medan, (Antara Sumbar) - Ketua Persatuan Dokter Spesialis Mata
Indonesia (Perdami) Sumatera Utara dr Ariani Atiatul Amra mengatakan, sebanyak 50-60 persen penyebab kebutaan yang diderita masyarakat Indonesia karena penyakit katarak.

"Saat ini 3,5 juta orang Indonesia atau kira-kira 1,47 persen dari jumlah penduduk mengalami kebutaan pada kedua belah mata, sekitar 50-60 persen di antaranya disebabkan oleh penyakit katarak," kata dr Ariani Atiatul Amra di sela kegiatan operasi katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu di Medan.

Operasi katarak gratis tersebut digelar Perdami bersama Standard Chartered Bank secara serentak di enam kota di Indonesia yakni Medan, Garut, Boyolali, Gresik, Magelang, dan Jakarta.

Operasi katarak di Medan dilaksanakan di RS Lion untuk memulihkan kebih dari 100 pasien yang berasal dari Medan dan sekitarnya.

Dalam kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Penglihatan Sedunia, Standard Chartered Bank juga melibatkan para karyawan cabang Medan menjadi relawan untuk membantu persiapan para pasien menjelang dan sesudah operasi katarak.

Menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO), Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kebutaan tertinggi di dunia.

Adapun penambahan jumlah penderita katarak baru pertahunnya mencapai sekitar 210.000 orang per tahun.

Penyebab utama kasus kebutaan di Indonesia yakni katarak, glaucoma dan kelainan refraksi atau kelainan kacamata dan 80 persen dari kasus kebutaan tersebut bersifat dapat dicegah atau diobati.

Penderita katarak karena usia lanjut menjadi penyebab utama dari kurang penglihatan dan kebutaan yang di derita masyarakat Indonesia.

Kondisi serupa juga terjadi di beberapa negara di Asia.

"Katarak tetap menjadi penyebab utama dari kebutaan secara global, kecuali di banyak negara maju. Katarak menjadi penyebab utama bagi sekitar 39,1 persen dari kasusu kebutaan di dunia atau menyerang
sekitar 17,6 juta orang," kata dr Ariana. (*/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Lulus PTN Jadi Acuan Penghargaan UN

PERSPEKTIF

Masyarakat Tunggu Janji Parpol

Oleh: Ahmad Buchori

Pembangunan ekonomi Indonesia ke depan sepertinya bakal menghadapi sejumlah tantangan berat, sehingga keseriusan dan fokus penyelenggara negara..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nusantara - Hari ini, jam 01:45 WIB WIB

Satgas Darat Temukan Empat Titik Kebakaran Lahan..


Nusantara - Hari ini, jam 12:49 WIB WIB

Ibadah di Gereja Kasih Balikpapan Ditunda..