Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Berita

Provinsi - 06/10/2010 11:57 WIB

Harga Kakao Turun

Berita lainnya Baca juga

Padang, (Antara Sumbar) - Harga kakao pada awal pekan Oktober di Padang, Sumatera Barat, mengalami penurunan sebesar Rp300 perkilogram dibanding dengan harga pada pelan lalu (24-30 September).

"Harga kakao karena pasokan dari petani saat ini terbilang banyak dari pada pekan lalu dan ketersediaan stok pada eksportir kakao juga cukup," kata Sekretaris Gabungan Pengusaha Eksportir Indonesia (GPEI) cabang Padang, Djaswir Loewis, pada antara-sumbar.com, Rabu (6/10).

Menurutnya, pada pekan sebelumnya, harga kakao di Sumbar terbilang cukup tinggi di kalangan eksportir. Namun, penurunan sebesar Rp300 itu tidaklah terlalu berpengaruh pada pendapatan petani kakao.

Ia menyebutkan, pada pekan lalu (24-30 September) harga kakao berada pada Rp21.300 untuk mutu asalan dan Rp22.800 untuk mutu baik (siap ekspor).

"Sedangkan harga kakao pada minggu ini turun menjadi Rp21.000 untuk mutu asalan dan Rp22.500 untuk mutu siap ekspor," tambahnya.

Ia menambahkan, pengaruh cuaca penguhujan pada produksi petani belum dirasakan, karena hingga saat ini suplai kakao untuk eksportir masih lancar.

"Berkemungkinan pengaruh musim penghujan terhadap produksi petani kakao biasanya terjadi dua bulan setelah awal musim hujan," katanya.

Terkait negara tujuan ekspor utama kakao asal Sumbar, katanya, masih didominasi oleh Malaysia dan Singapura. (rud)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Saga Cyber
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Merindukan Angkutan Kota Yang Nyaman

Oleh: Ikhwan Wahyudi

Dentuman suara musik berirama disko menggelegar keras dari dua unit speaker berdiameter 30 sentimeter yang hentakannya terasa kuat hingga ke..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Provinsi - 01/04/2015 09:35 WIB WIB

Legislator : Pengangkatan Bidan PTT Kewenangan..


Provinsi - 01/04/2015 08:26 WIB WIB

Legislator : Perguruan Tinggi Kesehatan harus..